Sponsor

Jabodetabek

Daerah

Olahraga

Latest Updates

Tampilkan postingan dengan label politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label politik. Tampilkan semua postingan

Bersama AYLF, KAMMI Siap Menjaga Perdamaian ASEAN

10.00
•
Delegasi Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) mengikuti pertemuan para pemimpin muda se-ASEAN dalam agenda ASEAN Young Leaders Forum (AYLF) di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 10 sampai 12 Maret 2017.
Terdapat 7 negara peserta AYLF kali ini yaitu 3 negara pendiri AYLF Indonesia, Malaysia dan Thailand. Kemudian 4 negara yang baru bergabung yaitu Singapura, Filipina, Kamboja dan Srilanka. Selain KAMMI, delegasi Indonesia juga diwakili oleh Pemuda Al-Irsyad, Pemuda PUI, serta perwakilan BEM dan FSLDK.
Terkait AYLF, Ketua Bidang SDM Strategis PP KAMMI, Robert Edy Sudarwan menyatakan, “AYLF merupakan forum yang strategis bagi pemuda Indonesia untuk membangun hubungan dengan pemuda di ASEAN. Melalui AYLF, sumber daya manusia unggul ASEAN akan bertemu dan mereka adalah para pemimpin masa depan ASEAN yang akan menjadi pemimpin strategis di negaranya masing-masing”.
Sementara itu KAMMI juga mengangkat isu hak pendidikan dan kesehatan perempuan dalam forum AYLF. Hal ini dinyatakan oleh Ketua Bidang Perempuan PP KAMMI, Ni Nyoman Indirawati, “Indonesia merupakan negara dengan Angka Kematian Ibu (AKI) tertinggi di Asia Tenggara. Pada 2012, Survey Demografi Kesehatan Indonesia menunjukkan AKI 359 per 100.000 kelahiran hidup”.
“KAMMI dan AYLF Indonesia akan meningkatkan kampanye standar ideal usia pernikahan bagi perempuan dan sosialisasi pentingnya persalinan oleh tenaga kesehatan terlatih. Semoga kampanye ini bisa menurunkan rasio AKI tersebut sesuai targetan kesehatan nasional,” tegas Indira.
Di sisi lain, Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri PP KAMMI, Adhe Nuansa Wibisono juga menyoroti masalah politik keamanan di ASEAN diantaranya adalah masalah potensi gerakan ekstremis dan isu Rohingya.
“Kampanye perdamaian dan dialog antar-agama dapat menjadi sarana untuk menghalau potensi ekstremisme dan memperkuat hubungan pemuda ASEAN. Kami juga sepakat bahwa masalah pengungsi Rohingya menjadi tanggung jawab bersama seluruh warga ASEAN,” ungkap Wibisono.
“AYLF dibentuk untuk menguatkan hubungan kepemudaan di ASEAN dan menjadi platform bersama untuk menyiapkan pemimpin muda di tingkatan dunia. Melalui jaringan AYLF, KAMMI siap berperan aktif dalam menjaga perdamaian di kalangan pemuda ASEAN,” pungkasnya.

Temui Presiden, Ketua MPR Usul Kembalikan Fungsi Bulog

09.59
•
Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menemui Presiden Joko Widodo dalam acara Silaturrahmi Presiden dengan Pimpinan Lembaga Negara di Istana Negara, Selasa (14/3).
Saat dikonfirmasi soal pertemuan tersebut, Zulkifli mengusulkan agar negara mengembalikan fungsi Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk memenuhi kebutuhan Sembilan Bahan Pokok (Sembako).
“Dari Bulog lalu didistribusikan ke koperasi-koperasi di daerah. Selanjutnya diberikan pada pedagang-pedagang pribumi di Kecamatan, Kabupaten sampai Provinsi,” ujar Zulkifli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/3).
Lebih lanjut, Zulkifli mengungkapkan upaya distribusi pada koperasi di daerah tersebut untuk mencegah rent seeking dan merangsang munculnya pengusaha pengusaha pribumi baru di daerah.
Selain itu, mendahulukan pengusaha pengusaha pribumi dalam proyek pusat maupun daerah juga merupakan upaya mengurangi kesenjangan.
“Pengusaha pribumi harus tumbuh dan berdaya saing. Ini adalah affirmative action untuk mengurangi kesenjangan,” katanya
Zulkifli juga menyinggung peran Lembaga Keuangan untuk mengurangi kesenjangan. Ia pun mengusulkan agar Lembaga keuangan Bank atau Non Bank mempermudah akses permodalan sekaligus memberikan pelatihan bagi pengusaha di tingkat lokal
“Akses permodalan dari Bank untuk pengusaha pribumi harus dipermudah. Kebijakan kemudahan modal ini bisa diimbangi dengan pelatihan untuk meningkatkan skill dan kapastitas SDM pengusaha pribumi,” tegas dia.
Terakhir, Zulkifli usul terkait kebijakan redistribusi lahan untuk rakyat melalui revisi UU Agraria.

“Kepemilikan tanah penting bagi rakyat untuk berdaya dan produktif. Saya yakin, kebijakan redistribusi lahan ini dapat mengurangi kesenjangan secara signifikan,” tutup Zulkifli.  

Djan Faridz: Tadinya Kami Harapkan Lulung Pulang Kampung, Tapi...

09.57
•
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Djan Faridz resmi memecat Abraham Lunggana, alias Lulung yang sebelumnya memimpin Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP DKI Jakarta. Djan berkata pihaknya telah berulang kali berkomunikasi dan melayangkan peringatan pada Lulung, saat terjadi perbedaan pendapat.

Pemecatan tersebut lantaran Lulung dinilai sudah melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga PPP soal keputusan mendukung pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dalam Pemilihan Gubernur DKI 2017.

"Sudah dapat peringatan pertama, kedua, dan ketiga, yang kami harapkan tak tercapai. Malah beliau (Lulung) sampaikan dukungan pada partai politik yang sama sekali berbeda dengan kami," ujar Djan di kantor Dewan Pimpinan Pusat PPP, Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 13 Maret 2017.



Berbeda dengan PPP kubu Djan yang saat ini mengarahkan dukungan ke Basuki-Djarot, Lulung justru mendukung pasangan calon lain, yakni Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Lulung mendeklarasikan dukungannya tersebut di kantor DPW PPP DKI di Jakarta Timur, Ahad kemarin.

Djan, sebelum memutuskan pemecatan, mengaku berulang kali mengundang Lulung untuk menyelaraskan pikiran. Namun, undangan itu ditolak mentah-mentah.

Menurut Djan, PPP melayangkan surat peringatan sebanyak tiga kali kepala Lulung, dan sejumlah politisi PPP yang dinilai melanggar AD/ART. Lulung, kata dia, telah diberi peringatan sejak putaran pertama Pilgub DKI 2017, saat masih mendukung pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni.

"Di putaran kedua kami harapkan dia pulang kampung (memilih Basuki-Djarot), bukannya buru-buru pulang kampung, malah pilih orang lain (Anies-Sandiaga). Ada apa sih?" kata Djan.

Djan berkata pihaknya juga mencopot Lulung dari kursi Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta. Sistem Pergantian Antar Waktu (PAW) tersebut menurut dia merupakan hak DPP PPP.

Lulung dipecat bersama 9 politisi PPP lain, yang juga memiliki jabatan di DPRD DKI. "Surat Keputusannya terbit malam kemarin (Ahad). Saya tanda tangan."

Pelaksana tugas Ketua DPW PPP DKI, Ahmad Gozali Harahap, yang baru menggantikan Lulung mengaku tengah mencari pengganti 10 anggota DPRD fraksi PPP yang baru dipecat.

"Ya, kita akan secepatnya proses, karena ini sudah kebijakan DPP (PPP)," kata Gozali. 

Ahok Ditelepon Sylvi : Saya Kirim Salam Juga ke Pak SBY

10.59
•

Cagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku telah berkomunikasi dengan Cagub DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni. Ahok juga menitipkan salam untuk Ketum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Ahok menceritakan Agus dan Sylviana telah mengucapkan selamat kepadanya dan Cawagub DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat atas kemenangan di Pilgub DKI berdasar hitung cepat pada Rabu 15 Februari 2017 malam hari.

"Semalam sudah telepon, sudah ngomong sama Bu Sylvi, orang kita kenal baik kan. Saya kirim salam juga ke Pak SBY," ujar Ahok di Gedung Balai Kota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (16/2/2017). Ahok mengatakan komunikasinya dengan pasangan cagub-cawagub nomor urut 1 itu berjalan lancar. Dia juga menegaskan hubungannya dengan dengan Agus dan Sylvi juga baik.

"Baik, Saya sama Pak Agus baik, sama Bu Sylvi baik selama ini," ujar Ahok. Dalam kesempatan itu, Ahok juga menyampaikan akan bertemu dengan Agus dan Sylvi. Namun, dia belum dapat menyebutkan waktu pertemuan tersebut. "Saya nggak tahu, nanti kalian bilang politik lagi," jawab Ahok singkat. Ketika ditanya lebih lanjut terkait strateginya memenangkan Pilgub DKI Jakarta putaran kedua, Ahok menyerahkan hal itu pada tim suksesnya (timses). Ahok mengatakan saat ini dia ingin fokus kerja.

"Tanya sama timses kalau ngomong pilkada, saya tidak. Ngomong kerja saja," ungkap dia. Sebelumnya diberitakan, Agus Harimurti Yudhoyono mengakui kekalahan dan mengucapkan selamat pada pesaingnya. Ucapan selamat itu disampaikan lewat sambungan telepon.

"Saya menelepon langsung Bapak Basuki, Saya juga sudah mencoba menghubungi Anies Dan Sandi, tapi mereka berdua masih ada kegiatan," kata Agus dalam jumpa pers di Wisma Proklamasi, Jakarta Pusat, Rabu (15/2/2017).

Timses Ahok: Kasus Penistaan Agama Pengaruhi Elektabilitas

11.37
•
Cagub DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tengah menjalani proses hukum terkait dengan kasus penistaan agama. Elektabilitasnya dari hasil beberapa survei menurun. Timses pun mengakui hal tersebut karena dipengaruhi kasus hukum yang tengah dihadapi oleh Ahok.

"Sebagaimana yang ditemukan dari berbagai survei, yang dilakukan survei kredibel, kasus penistaan agama, tuduhan penodaan agama yang diberikan kepada Pak Ahok itu jelas memengaruhi elektabilitas Pak Ahok," ujar Sekretaris Tim Pemenangan Ahok-Djarot, TB Ace Hasan Syadzily, Selasa (3/1/2017).

Padahal, sebelum kasus penistaan agama mencuat, Ace menuturkan elektabilitas Ahok unggul berbarengan dengan kepuasan warga DKI terhadap kinerja Ahok. Namu hal itu harus tergeser karena kini banyak warga harus berpikir kembali memilih Ahok sebagai gubernur.

"Sebelum kasus ini (penistaan agama) kan elektabilitas Pak Ahok beriringan dengan kepuasan publik terhadap kinerja Pak Ahok. Tapi, terkait kasus penodaan agama ini, tidak paralel, tidak simetris antara tingkat kepuasan publik dengan kinerja Pak Ahok serta elektabilitasnya," jelas Ace.

"Di situ kita menemukan ada anomali bahwa warga Jakarta puas dengan kinerja Pak Ahok. Tapi untuk elektabilitas masih berpikir untuk memilih Pak Ahok," lanjutnya. 

Sebab itu, kini timses harus bekerja lebih keras. Mereka harus membuat yakin calon pemilih di DKI bahwa Ahok tidak berniat menistakan agama.

"Terus terang saja kasus yang dialami Pak Ahok ini sedikit lebih banyak mengganggu proses kampanye kita. Kasus (penodaan agama) ini sangat berpengaruh terhadap pemenangan sebab persoalan ini sangat sensitif terhadap masyarakat. Hal itu berpengaruh terhadap elektabilitas Pak Ahok," imbuhnya. 

DPD Perindo Jaktim Rayakan HUT Perindo ke-2 dengan Hikmat dan Sederhana

18.54
•
JAKARTA, LIBASS – Tahun 2016 ini, ada hal baru yang dilakukan Partai Perindo yang diketuai Hary Tanoe, yakni menginstruksikan kepada seluruh DPW dan DPD untuk merayakan HUT Perindo ke-2 serentak di wilayah masing-masing.


Ketua DPD Partai Perindo Jaktim, Berman Nainggolan (kanan)
 saat menyerahkan potongan pertama dari tumpeng kepada 
Ketua Panitia HUT Perindo ke - 2 DPD Jakarta Timur 
merangkap Sekretaris DPD Perindo Jaktim, Gema Damaiyanto (kiri).
Tujuan instruksi itu diantaranya untuk meningkatkan tali silahturahmi antar pengurus dan anggota DPW, DPD, DPC dan DPRT (Dewan Pengurus Ranting); serta upaya parpol mendekatkan diri ke masyarakat dengan harapan dapat menjaring aspirasi masyarakat yang belum direspon pemerintah.

Demikian juga dengan Dewan Pimpanan Daerah (DPD) Jakarta Timur, tidak ketinggalan turut merayakan HUT Perindo ke-2, di bilangan Pulogadung, Sabtu (8/10). Ratusan simpatisan massa pendukung DPD Perindo Jaktim pun turut meramaikan syukuran HUT Perindo ke-2. Syukuran yang berlangsung hikmat dan sederhana itu dihadiri 10 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan 65 DPRT.

Ketua DPD Perindo Jakarta Timur, Berman Nainggolan, mengatakan, bahwa di Hari Ulang Tahun ke-2 Partai Perindo tetap berkomitmen menciptakan Indonesia sejahtera, dan hal itu telah menjadi cita-cita partai. Agar harapan dan cita-cita itu tergapai, Berman Nainggolan, menegaskan kepada seluruh DPC se Jakarta Timur untuk saling memperkuat keberadaan Partai Perindo di hati masyarakat Jakarta Timur.

Dengan demikian, ujar Berman Nainggolan, Partai Perindo siap diperhitungkan saat Pilpres mendatang.


“DPD Partai Perindo Jakarta Timur telah lolos verifikasi internal parpol. Sangat penting bila Partai Perindo terpatri di sanubari masyarakat, dengan demikian Partai Perindo dapat bekerja untuk mewujudkan Indonesia Sejahtera, terkhusus rakyat bawah dan umumnya rakyat Indonesia. Dengan mewujudkan itu, niscaya maka upahmu besar di Surga,” ungkap Berman Nainggolan.


Gema Damaiyanto (kiri), Berman Nainggolan (tengah), 
dan Andre Ciputra (kanan) selaku Wakil Ketua Bidang IT.
Untuk mendulang suara dan anggota partai, DPD Perindo Jakarta Timur menargetkan 16.000 anggota. Namun hinggga saat ini, ungkap Berman, masih berada di angka 8.200-an anggota.

Hal itu diamini oleh Sekretaris DPD Partai Perindo Jakarta Timur yang juga merangkap Ketua Panitia HUT Perindo ke-2 DPD Jakarta Timur, Gema Damaiyanto.

“Jumlah anggota yang terjaring atau terdata melalui sistem online, masih kurang memenuhi target. Namun, DPD Partai Perindo Jakarta Timur optimis target tersebut tercapai dan bahkan melebihi target,” ujar Gema.
Gema Damaianto menambahkan, target tersebut akan tercapai apabila seluruh jajaran pengurus struktural mulai dari tingkat daerah hingga ranting kian meningkatkan performanya untuk melengkapi segala kebutuhan yang ada, baik itu terkait KTA online, membentuk DPRT hingga menyiapkan saksi.


"Kita sudah sampai ke arah sana. Sehingga ini akan menjadi persembahan besar nantinya pada Rapimnas Partai Perindo," jelas Gema.

Disinggung soal sejumlah daerah yang dijagokan menjadi basis atau kantong suara partai, ayah satu anak ini menyampaikan bahwa secara administratif wilayah Jakarta Timur terdapat 10 kecamatan dan 65 kelurahan. Karenanya, seluruh potensi yang ada harus di maintenance (digarap) secara maksimal karena kekuatannya hampir merata. 


Jajaran DPD Partai Perindo Jakarta Timur 
saat menyanyikan Mars Partai Perindo.
"Kalau bicara peta politiknya (kekuatan suara) di wilayah Jakarta Timur merata," imbuhnya.

Dalam kaitan itu Gema yakin tinggal dipoles sedikit lagi maka kantong-kantong suara yang telah dibina dengan baik akan menjadi kekuatan yang dashyat pada Pilpres 2019 mendatang. 

"Kita olah sedikit lagi ini menjadi bom yang siap meledak di Pilpres 2019 ataupun Pileg mendatang," pungkasnya.

Gema meyakini dan optimis terkait hal itu karena memang komitmen dan solidaritas di struktur partai saat ini dinilainya sangat solid. 

"Tinggal pemanasan mesin politik sedikit lagi sehingga daya dorongnya akan semakin bagus," ucapnya.

Karenanya, untuk menciptakan bagaimana performa partai semakin baik di mata masyarakat, Gema meminta kepada pengurus dari mulai tingkat atas hingga ranting untuk tidak menjaga jarak dengan rakyat. Namun melakukan pendekatan dengan memberikan sosialisasi program-program DPP Partai Perindo.

"Misalnya berupa kegiatan UMKM dan fogging serta kegiatan lainnya yang dirasakan bermanfaat buat rakyat, karena senapas dengan motto partai, yakni Partai Perindo Untuk Indonesia Sejahtera," tegas Gema. (mw)


Ini Tokoh Penantang Ahok yang Disiapkan PKS

11.42
•
Partai Keadilan Sejahtera masih menimang sejumlah nama  untuk diusung di Pilgub DKI Jakarta pada 2017 mendatang. Selain tokoh yang sudah ada, kader internal PKS juga disiapkan.

"Dari luar tentu ada Pak Sandiaga Uno, ada Pak Adhyaksa Dault, ada Pak Yusril Ihza Mahendra juga masuk dalam radar kami," kata Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (3/3/2016). Di internal partai, nama-nama sudah bermunculan. Mulai dari mantan kepala daerah, pimpinan dewan, hingga mantan presiden partai.

"Ada Pak Anis Matta, kemudian kemarin yang sudah deklarasi Muhammad Idrus. Ada dari DPRD DKI, Bang Sani sekalipun beliau kami dengar ingin fokus di DPRD," ujar wakil ketua MPR ini.

"Ada mantan Walikota Depok juga,  Pak Nur Mahmudi masuk radar kami," tambah Hidayat.
Tokoh yang pernah maju sebagai cagub DKI ini mengatakan bahwa saat ini merupakan era pertarungan generasi muda. Proses penentuan saat ini sedang berlangsung di internal PKS.

"Kita berharap pada bulan Maret ini, dan paling akhirnya awal April ada keputusan dari PKS tentang siapa yang didukung oleh PKS untuk maju sebagai Gubernur DKI," ungkapnya. Hidayat juga yakin calon yang diusung PKS nantinya bisa menandingi Ahok. Dia mengambil contoh Fauzi Bowo vs Jokowi di Pilgub DKI 2012.

"Dulu kalau ukuran survei Pak Jokowi-Ahok tidak mungkin menang, yang menang Pak Fauzi Bowo, ternyata yang menang Jokowi-Ahok. Ini proses yang masih akan terus berjalan," pungkas Hidayat.  

Rhoma Irama Berseragam Partai Idaman, Sambangi KPK

11.31
•
Rhoma Irama menyambangi kantor KPK. Rhoma yang terbalut jas partai warna hijau memberi dukungan kepada lembaga antikorupsi itu.

"Bahwa tanpa mengecilkan lembaga penegak hukum yang lain, KPK adalah paling efektif untuk berantas korupsi," kata Rhoma di KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (3/3/2016). Rhoma mengaku Partai Idaman mendukung penolakan revisi UUKPK. Padahal jauh sebelumnya PresidenJokowi telah meminta penundaan revisi tersebut.
"Tapi presiden kan sudah menunda (revisi UU KPK)," tanya awak media.

Rhoma lalu menyebut meskipun presiden telah menunda tetapi KPK tetap menolak. "Tapi kan KPK tetap menolak," jawab Rhoma singkat sembari beringsut masuk ke dalam KPK.
Sementara itu, Plh Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati mengatakan kedatangan Rhoma ke KPK untuk audiensi. Selain itu, Rhoma mengundang KPK untuk sosialisasi di partainya. "Partai Idaman audiensi saja. Mau undang untuk sosialisasi di partainya," ujar Yuyuk.
 
Copyright © LIBASS Online. Designed by OddThemes & Best Wordpress Themes 2018